Beranda > Parenting Education > 10 Tips Mengurangi Frekuensi Anak untuk Menyusu di Malam Hari (2)

10 Tips Mengurangi Frekuensi Anak untuk Menyusu di Malam Hari (2)

5 tips berikutnya untuk mengurangi frekuensi menyusu pada anak di malam hari sebagai berikut:

  1. Jika Anda merasa aktivitas menyusu bayi di malam hari sudah melebihi kebutuhan gizi bayi, alias terlalu sering, Anda bisa menguranginya dengan peran pengganti ibu, yaitu ayah. Luangkan waktu pada malam hari, terutama di akhir pekan dimana keesokan harinya tidak bekerja, untuk mempraktekan cara ini. Jika bayi Anda menangis di malam hari, ayah dapat mengambil inisiatif untuk menggendong atau mendekap. Awalnya, bayi akan tetap menangis karena belum terbiasa. Tapi bersabarlah. Anda bisa menimang, menggendong, atau duduk di kursi goyang hingga bayi tenang kembali.. Cara ini juga dapat mengurangi beban ibu untuk menyusui di malam hari.
  2. Secara bertahap, tingkatkan jarak tidur Anda dengan sang bayi. Hal ini akan mengurangi intensitas bayi untuk menyusu. Anda dapat menidurkan bayi Anda di box bayi. Jika bayi Anda menangis, Anda dapat mengambilnya dan menyusui seteah itu kembalikan lagi pada box-nya.
  3. Untuk bayi beusia sekitar 20 bulan, Anda dapat lebih tegas mengatakan,“Tidak sekarang, besok pagi saja ya nak. Ibu tidur dulu, kamu juga tidur yg nyenyak.“ Katakan dengan kelembutan dan penuh kasih sehingga tidak terkesan sebagai penolakan.
  4. Bila bayi tetap ingin disusui di malam hari, pindahkan ibu untuk tidur di ruangan lain. Hal ini akan mengurangi intensitas menyusu bayi jika ASI tidak selalu tersedia. Sang bayi juga akan membiasakan diri untuk merasa nyaman dengan sang ayah.
  5. Amati perubahan pada bayi. Jika dengan cara yang Anda terapkan di atas bayi tidak banyak perubahan sikap pada siang harinya, maka Anda dapat melanjutkan penyapihan tersebut. Tetapi jika terdapat peruabahan sikap, menjadi lebih lengket atau sebaliknya malah menjauh atau lebih cengen, Anda dapat memperambat ritme penyapihan Anda.

Selamat mencoba!! Silahkan sharing di forum ini pengalaman Anda.

Iklan
  1. Februari 9, 2010 pukul 10:58 pm

    Nice Posting

  2. Rini
    April 15, 2010 pukul 11:58 pm

    Bayi saya 11 bulan masih sering menyusu pada malam hari.padahal 1 jam sebelum tidur saya beri makan malam,tetapi masih saja sering menyusu.jika tidak diberikan,bayi saya merengek sampai akhirnya menangis.tidur malam saya pun jadi terganggu.siang hari setiap 2 atau 3 jam sekali saya menyusuinya,karena bayi saya lebih asyik bermain dan beraktifitas lain.apa yang harus saya lakukan supaya bayi saya tidur malam tanpa menyusu.paling tidak lebih jarang dari biasanya.trims sebelumnya atas infonya.

  3. Krestyawan
    Juli 1, 2010 pukul 5:12 pm

    Terima kasih atas komentarnya..

    Menyusu pd malam hari bisa juga karena bayi mudah terjaga di mlm hari…alias tidurnya tdk nyeyak. Jadinya mudah bangun…dan reflek menyusui.
    Barangkali bisa dicoba untuk mengurangi frekuensi tidur pada sore dan malam hari…misalnya dengan bermain… Ini sy praktekan untuk anak sy.. Alhamdulillah tidak terlalu sering bangun…(rata2 2 kali terjaga) dan cepet diem setelah disusui.

    trima kasih

  4. Lady
    Agustus 14, 2012 pukul 7:37 am

    anak saya 11 bulan juga masi suka terbangun setiap 1,5 – 2 jam sekali. padahal sepanjang siang sudah cukup makan, kadang juga cemilan. makan malam terakhir jam 6-7 malam dengan porsi cukup banyak. jam 7.30 – 8 malam tidur sampai besok pagi. tapi dari jam 8 malam sampai jam 6 pagi keesokan harinya. bayi saya sering menangis minta asi 5-6 kali.
    apakah ada tips? suami saya bekerja setiap hari. hanya libur pada waktu hari besar, jadi tidak terlalu bisa diharapkan. 😦
    terima kasih sebelumnya.

  5. Februari 20, 2014 pukul 5:26 am

    Wow! Truely learned a tremendous amount of information from your post. Thanks for the hard work.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: