Beranda > Manajemen SDM > Menciptakan Lingkungan Kerja Berkinerja Tinggi (High Performance Workplace)

Menciptakan Lingkungan Kerja Berkinerja Tinggi (High Performance Workplace)

Ditengarai banyak organisasi menguras energi finansial, konsentrasi dan waktunya untuk mendapatkan karyawan dengan kualitas unggul. Mulai dari penggunaan iklan yang terbilang tidak murah, psikotes, tes kesehatan, dan wawancara. Tidak jarang, perusahaan melakukan tes-tes tambahan yang mengkait dengan spesifikasi pekerjaan yang ditawarkan. Bahkan. tidak tanggung-tanggung menggaet konsultan untuk mendapatkan kandidat terbaik.

Dengan merekrut karyawan berkualitas unggul, perusahaan merasa puas, dengan anggapan bahwa karyawan dengan kemampuan yang baik dipastikan akan mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik. Coba kita amati lingkungan kerja kita masing-masing. Mungkin tidak jarang ditemui orang-orang dengan kompetensi yang mumpuni tidak mampu menampilkan kinerja yang optimal, bahkan tidak jarang menjadi trouble maker di lingkungan kerjanya.

Formula sederhana dalam ilmu perilaku sebenarnya dapat memberikan kerangka solusi terkait masalah kinerja ini. Dalam Field Theory-nya, Kurt Lewin mengatakan bahwa “Human behavior is the function of both the person and the environment”. Artinya kurang lebih adalah bahwa perilaku adalah fungsi dari faktor-faktor personal (watak, kepribadian, kompetensi, dll) dan lingkungan (situasi sosial, kondisi2 kerja, dll).

Dalam kaitan ini, kinerja unggul, yang merupakan salah satu bentuk dari perilaku, ditentukan oleh faktor kemampuan individu (yang dipastikan dalam rekrutmen) dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan dapat menyangkut budaya kerja, hubungan antar individu, termasuk relasi dengan atasan, sistim reward-punishment, dll.

Nah, sudah terjawab bukan mengapa sering ditemui orang-orang dengan bakat dan kompetensi unggul yang sudah terseleksi secara ketat belum tentu berkinerja unggulan pula. Kuncinya adalah faktor lingkungan (dengan asumsi rekrutmen sudah mampu menjaring SDM berkualitas).

Sekarang, lingkungan kerja seperti apa yang diharapkan karyawan sehingga karyawan akan merasa termotivasi untuk menampilkan kinerja terbaiknya?? Gallup Organisation, lembaga riset perilaku terbesar di US (juga penyelenggara Polling US Election), mendefinisikan lingkungan kerja yang baik adalah lingkungan kerja yang membuat karyawan merasa pusat dengan dengan pekerjaannya dan memberikan hasil akhir bisnis yang positif.

Temuan penting dari Gallup adalah bahwa peran atasan menjadi kunci utama dalam menciptakan kinerja unggulan. Lebih lanjut dikatakan, tidak ada sistim, proses, atau tim yang bisa jalan sendiri betapapun modernnya, yang dapat menggantikan peran atasan langsung.

Dr. A.J. Schuller, presiden Schuller Solutions, sebuah konsultan Leadership Development terkemuka mengatakan, tantangan terbesar menjadi atasan yang baik adalah belajar membiasakan diri terhadap otoritas, terutama jika otoritas tsb adalah hal yang baru dihadapi. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dipraktekkan:

1. Menjaga keseimbangan antara bersikap ramah dan bersikap tegas pada bawahan. Sangat penting bagi Anda untuk menemukan keseimbangan dalam menjalankan gaya manajemen yang tidak terlalu keras, tapi juga tidak terlalu lembek.

2. Memahami keunikan karyawan. Atasan yang baik mampu berkomunikasi secara efektif dan memotivasi dengan cara yang sesuai dengan karakter bawahan.

3. Mudah diakses. Atasan yang baik adalah yang mau meluangkan waktunya untuk mendengar apa saja keluhan atau uneg2 karyawan dan tidak mudah memberikan penilaian negatif pada karyawan.

4. Mampu mendelegasikan tugas. Atasan mampu melatih karyawan untuk mengambil alih detail, membantu mereka meraih sukses, dan memberikan kesempatan untuk mengerjakan dengan caranya sendiri, sepanjang hasil kerja yang diharapkan tercapai.

5. Atasan yang sukses adalah yang mampu menciptakan suasana respek pada setiap karyawan, menghargai setiap usaha yang telah dilakukan, melibatkan dalam pengambilan keputusan.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: